Kabinet baru pemerintahan Mesir mencakup 16 menteri baru dan 33 kursi pembantu pemerintah. Seperti dilansir dari pemberitaan Reuters, salah seorang menteri yang menurut sang presiden merupakan pembantu terbaiknya diangkat menjadi perdana menteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden al-Sisi selama ini telah mengambil keputusan-keputusan penting tanpa adanya parlemen. Termasuk keputusan penting pemotongan subsidi pemerintah untuk menghindari kerusuhan.
Parlemen baru diharapkan akan mulai bekerja pada akhir tahun ini. Salah satu tugas utamanya adalah meninjau kembali undang-undang. Sementara itu beberapa menteri seperti, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehakiman dan Menteri Keuangan tetap dipertahankan dalam kabinet baru. (sip)