Ahli Nuklir Iran Serahkan Sampel kepada PBB
Reuters | CNN Indonesia
Senin, 21 Sep 2015 16:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ahli nuklir Iran telah mengambil sampel lingkungan dari pangkalan militer Parchin tanpa kehadiran inspektur PBB, kata juru bicara badan energi atom Iran pada Senin (21/9).
Prosedur pengambilan sampel, yang bisa menjelaskan apakah program nuklir Iran pernah memiliki dimensi militer, menjadi bahan perdebatan intens sejak Teheran mencapai kesepakatan nuklir dengan enam negara pada Juli lalu.
Awal bulan ini, inspektur dari badan pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), mengatakan bahwa mereka akan mengamati sampel yang akan diambil.
"Ahli Iran mengambil sampel dari lokasi tertentu di fasilitas Parchin minggu ini tanpa kehadiran inspektur IAEA,” kata Behruz Kamalvandi, juru bicara Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) seperti dikutip oleh kantor berita Iran, IRNA.
"Mereka mengikuti peraturan dan standar dan sampel diberikan kepada ahli IAEA," tambah Kamalvandi. Dia tidak menutup kemungkinan inspektur IAEA akan hadir dalam pengambilan sampel di masa datang.
Kepala IAEA Yukiya Amano mengunjungi situs di Parchin pada Minggu, kunjungan pertama badan PBB itu dalam satu dekade. Media pemerintah Iran menggambarkan kunjungan itu sebagai seremonial ketimbang pemeriksaan. (stu)
Prosedur pengambilan sampel, yang bisa menjelaskan apakah program nuklir Iran pernah memiliki dimensi militer, menjadi bahan perdebatan intens sejak Teheran mencapai kesepakatan nuklir dengan enam negara pada Juli lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mengikuti peraturan dan standar dan sampel diberikan kepada ahli IAEA," tambah Kamalvandi. Dia tidak menutup kemungkinan inspektur IAEA akan hadir dalam pengambilan sampel di masa datang.
Kepala IAEA Yukiya Amano mengunjungi situs di Parchin pada Minggu, kunjungan pertama badan PBB itu dalam satu dekade. Media pemerintah Iran menggambarkan kunjungan itu sebagai seremonial ketimbang pemeriksaan. (stu)