Musibah Haji

Rombongan DPR di Saudi Akan Datangi RS Cek Korban WNI

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 24/09/2015 19:20 WIB
Rombongan DPR di Saudi Akan Datangi RS Cek Korban WNI Ambulans sedang menuju tenda jamaah haji di Mina, Kamis (24/9). Tragedi terjadi lagi di Mina di mana 453 jemaah haji meninggal akibat desak-desakan saat hendak melempar jumrah. (Reuters/Ahmad Masood)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rombongan Dewan Perwakilan Rakyat RI yang diundang Kerajaan Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji saat ini sedang berada di dekat lokasi kecelakaan yang merenggut lebih dari 450 jiwa di Mina, Arab Saudi. Rombongan tersebut saat ini tidak bisa memasuki lokasi kecelakaan karena pihak otoritas setempat menutup akses ke sana.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengungkapkan saat ini rombongan masih berada di Mina untuk mendapatkan perkembangan informasi perihal kejadian nahas tersebut.

"Kami di Mina dan sekarang tidak diberi akses masuk (ke lokasi kecelakaan)," kata Fadli saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (24/9). (Baca juga: Update: 453 Tewas dan 719 Jemaah Haji Luka di Mina)


Karena tidak diberi akses ke lokasi kecelakaan, Fadli beserta rombongan DPR RI yang lain pun berencana untuk mengungjungi beberapa rumah sakit yang berada di Mina dan menjadi lokasi evakuasi para korban kecelakaan.

Rencana kunjungan ke beberapa rumah sakit pun dilakukan untuk mencari tahu kebenaran informasi yang mengatakan bahwa ada warga negara Indonesia yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

"Ini kami masih mencari tahu ya, itu perlu dikonfirmasi lagi. Kami sekarang menuju rumah sakit," kata Fadli. (Baca juga: Tragedi Mina 2015, Terburuk dalam 25 Tahun Terakhir)

Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi memberikan data terbaru terkait jumlah korban insiden haji di Mina. Melalui akun Twitter resminya tercatat ada 453 jamaah tewas dan 719 lainnya mengalami luka-luka.

Juru bicara Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi dalam akun Facebooknya mengatakan, pada Kamis (24/9) pagi waktu Arab Saudi ribuan jamaah sempat terlibat bentrok karena saling berdesakan menuju tempat melempar jumroh Aqabah.

Mereka, katanya, saling dorong dan saling injak untuk mencari jalan keluar.

"Sampai akhirnya petugas Saudi Red Crescent harus berinisiatif untuk mengontrol situasi di jalan dan menghentikan arus jamaah menuju Jamarat," ujar Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi. (Baca juga: Jatuhnya Jemaah di Jembatan Picu Insiden Haji di Mina)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan satu Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban dari tragedi yang menyebakan tewasnya 453 jemaah haji di Mekkah.

Insiden tersebut terjadi karena jemaah berdesak-desakan saat hendak melakukan ibadah lempar jumrah.

"Dikonfirmasi satu WNI jadi korban. Sekarang berada di Rumah Sakit Mina," ujar Nasir kepada CNN Indonesia, Kamis (24/9).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan saat ini tim lapangan masih berupaya untuk mengonfirmasi identitas korban. Belum jelas, apakah korban itu meninggal atau luka-luka. (hel)