Tragedi ini bermula dari rasa panik yang melanda sejumlah jemaah haji. Berdasarkan keterangan otoritas setempat seperti dikutip The Guardian, kepanikan tersebut muncul saat seorang jamaah haji terjatuh dari jembatan saat berdesakan di jembatan yang menghubungkan tenda jamaah dengan lokasi lempar jumrah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi tersebut merupakan area dua jalur menuju Mina di mana pilar batu tempat melempar jumrah terletak.
"Kami berusaha untuk mencegah kejadian tersebut berulang, namun nyatanya ini semua kehendak Tuhan," ujar Menteri Haji Arab Saudi Iyad Madani said dilansir dari Daily Pakistan.
Mina, terutama terowongan Mina adalah tempat yang patut diwaspadai selama musim haji. Tidak sekali ini saja kecelakaan, musibah, tragedi terjadi di sini.
Tragedi terbesar Terowongan Mina terjadi pada 2 Juli 1990. Dilaporkan 1.426 jemaah haji meninggal selama karena berdesak-desakan dan terinjak dalam terowongan Al Maaisim. Terowongan itu menghubungkan Mekkah ke Mina dan Arafat. Peristiwa ini dikenal dengan tragedi terowongan Mina. (ded/ded)