Polisi Belanda Ditahan karena Jual Pecahan Pesawat MH17

Denny Armandhanu, CNN Indonesia | Senin, 30/11/2015 23:45 WIB
Polisi Belanda Ditahan karena Jual Pecahan Pesawat MH17 Selain puing pesawat, polisi Belanda juga menjual pernak-pernik maskapai Malaysia Airlines yang ditemukan di antara puing pesawat tersebut. (Reuters/Maxim Shemetov)
The Hague, CNN Indonesia -- Seorang polisi di Belanda ditahan dan dibebastugaskan setelah menjual sebuah pecahan pesawat MH17 yang jatuh di Ukraina tahun lalu. Selain puing pesawat, dia juga menjual pernak-pernik maskapai Malaysia Airlines yang ditemukan di antara puing pesawat tersebut.

Seperti diberitakan Channel NewsAsia, Senin (30/11), polisi yang tidak disebutkan namanya itu ditahan pada Minggu (29/11) atas tuduhan penggelapan barang bukti, penyelidikan masih terus dilakukan.

Pernyataan kepolisian The Hague menyebutkan, polisi tersebut menggelapkan sebuah kain dalam pesawat MH17 saat dia dan beberapa tim penyelidik tengah berada di lokasi. Selain kain, serpihan kecil yang disebutnya adalah pecahan lambung MH17 juga dijual di situs jual beli online Marktplaats, bersama dengan tisu Malaysia Airlines dan pernak-pernik maskapai lainnya.


Benda-benda itu dibanderolnya dengan harga total US$1.600 atau lebih dari Rp22 juta. Tautan ke akun jual beli polisi itu telah dihapus oleh pihak Marktplaats.

Pesawat MH17 jatuh pada 17 Juli tahun lalu dan menewaskan 298 orang di dalamnya. Pesawat naas itu menghantam bumi setelah ditembak oleh rudal BUK buatan Rusia ketika terbang di atas udara Ukraina yang dikuasai militan pro Kremlin. (den)