Diberitakan The Independent, Minggu (21/2), hal ini disampaikan Aloni dalam sesi tanya jawab tentang filmnya "Junction 48" yang menenangkan Panorama Audience Award untuk fiksi terbaik.
Dalam wawancara dengan Channel 10 News itu Aloni mengatakan bahwa Jerman "mendukung pemerintah fasis Israel."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aloni mengatakan bahwa pernyataannya itu khusus ditujukan untuk Israel, bukan Jerman. "Berbeda dengan perdana menteri yang menyebar kebencian, film saya menyebarkan cinta dan persatuan," ujar dia.
"Apa yang membuat Tamer menjadi pria yang mengagumkan adalah karena dia tinggal di Lod, dan dari awal dia menyanyi soal fakta bahwa Israel adalah teroris sebenarnya," jelas Aloni. Lod adalah kota berpenduduk keturunan Arab-Yahudi di Israel.
Produksi film Junction 48 dibiayai oleh kementerian parwisata Israel. Menteri kebudayaan Israel Miri Regev mengatakan seharusnya negara tidak membiayai film yang memperburuk citra Israel.
Tahun lalu, lebih dari 3.000 seniman termasuk para aktor dan sutradara kenamaan Israel mengajukan petisi menolak kebijakan Regev yang menganut sayap kanan ekstrem. (stu)