Pertemuan pejabat tinggi negara anggota dimulai pagi ini di Jakarta Convention Center untuk membicarakan rancangan resolusi dan deklarasi. Pertemuan dilanjutkan pada siang hari yang diikuti oleh para menteri luar negeri anggota OKI.
Lihat juga:OKI dan Cita-cita Kemerdekaan Palestina |
Deklarasi dan resolusi tersebut nantinya akan dibahas dalam pertemuan kepala negara yang akan berlangsung Senin (7/3). Untuk pertama kalinya, KTT Luar Biasa OKI menghasilkan deklarasi, berisikan langkah konkret dalam upaya mendukung kemerdekaan Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kleib melanjutkan, keputusan untuk membahas Palestina di sebuah konferensi khusus agar isu fokus menjadi pembahasan utama. KTT OKI biasanya digelar tiga tahun sekali dengan banyak pembahasan.
Perundingan damai mandek tahun 2014 setelah Israel kembali membangun permukiman di wilayah Palestina. Wilayah Tepi Barat semakin menyusut akibat pencaplokan lahan oleh Israel.
Wilayah Kota Tua Yerusalem yang merupakan tempat masjid suci Al-Aqsa kian dibatasi aksesnya oleh Israel. Hal ini kerap memicu bentrokan antara warga Palestina dengan Israel yang kini diwarnai oleh aksi penikaman. Muncul kekhawatiran akan terjadi kembali gerakan perlawanan Intifada jilid tiga. (stu)