Kurdi "terbukti merupakan sekutu yang paling baik dalam melawan ISIL,” kata Carter, yang menggunakan kata lain ISIS dalam pernyataannya didepan Komite Senat Angkatan Bersenjata AS.
"Kami sangat senang dengan hal itu, dan kami akan melanjutkannya, mengingat kompleksitas peran regional mereka,” ujar Carter pada Kamis (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi, Washington mengatakan bahwa model apa pun bagi Suriah, termasuk dalam bentuk negara federal, seharusnya berkembang dari perundingan damai yang sedang berlangsung di Jenewa.
Namun sayangnya, tidak ada satupun perwakilan dari minoritas Kurdi yang berpartisipasi dalam pembicaraan damai tersebut karena hadirnya Turki.
Pemerintah Suriah dan kelompk oposisi Arab yang dipimpin Arab menentang bentuk federalisme di Suriah.
Begitu juga Turki, yang takut dengan ambisi Kurdi di Suriah yang dapat memicu separatisme.
Kurdi telah memainkan peran penting membantu Amerika dalam melawan ISIS di Suriah. Kurdi juga memiliki peran dominan di pasukan Demokrasi Suriah (SDS), koalisi Arab-Suriah yang di dukung AS.
Pentagon yakin lebih banyak pejuang Arab yang akan ikut serta koalisi tersebut.
"Lebih banyak orang akan bersedia bergabung karena mereka melihat tingkat dukungan yang kita sediakan dan yang lebih penting lagi tingkat keberhasilan pasukan ini,” tambahnya.
SDS yang dibantu oleh pasukan khusus AS baru-baru ini mengambil alih Al-Shadadi, kota di sebelah Timur Laut Suriah yang sebelumnya dianggap sebagai sekutu ISIS. (stu)