Langkah terbaru China yang membuat Taiwan khawatir adalah dimulainya kembali hubungan diplomatik pemerintah Beijing dengan Gambia, negara kecil di Afrika selatan, pekan lalu.
Negara ini pernah mengakui kedaulatan Taiwan dan memutuskan hubungan dengan China. Selain Gambia, beberapa negara Afrika lainnya juga mengakui Taiwan, seperti Burkina Faso, Swaziland, dan Saotome dan Principe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tsai Ing-wen terpilih presiden Taiwan dan akan dilantik pada bulan Mei. (Ashley Pon/Getty Images) |
Sebelumnya China memperingatkan Taiwan agar tidak mendeklarasikan kemerdekaan. Kendati telah 66 tahun berpisah, namun pemerintah Beijing menganggap Taiwan masih bagian dari wilayah mereka dan akan direbut, dengan paksa jika perlu, suatu saat nanti.
Tsai dalam wawancara dengan media terbesar Taiwan, China Times, mengatakan bahwa kedua negara harus menunjukkan sikap yang baik sebelum dia dilantik.
"Melalui sikap yang baik, harapannya adalah terbangun dasar-dasar rasa saling percaya," kata Tsai.
Tsai bersikeras mempertahankan status quo Taiwan tanpa memberikan kebijakan yang jelas.
Hanya ada 22 negara di dunia yang mengakui dan memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan. Sebagian besar negara menganut "kebijakan satu China" termasuk Indonesia. Di Jakarta, Taiwan diwakili oleh kantor dagang, bukan kedutaan besar. (den/ama)
Tsai Ing-wen terpilih presiden Taiwan dan akan dilantik pada bulan Mei. (Ashley Pon/Getty Images)