Serangan itu terjadi saat anggota al-Qaidah Semenanjung Arab (AQAP) mengantre makan malam di kamp, yang berlokasi di sebelah barat kota pelabuhan Mukalla, pantai selatan Yaman.
Pada Selasa (22/3) Pentagon mengatakan bahwa serangan udara AS di kamp pelatihan AQAP telah menewaskan puluhan militan tetapi tidak memberikan rinician lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga Yaman sebelumnya mengatakan serangan itu dilakukan oleh koalisi Saudi yang sejak tahun lalu mencoba menghentikan kelompok Houthi yang didukung Iran.
AQAP mengeksploitasi perang Yaman untuk memperluas wilayah mereka, merebut Mukalla, ibu kota Provinsi Hadramaut tahun lalu dan merekrut lebih banyak pengikut.
Lihat juga:Saudi Segera Akhiri Misi Militer di Yaman |
Kelompok ini menggunakan Yaman untuk menyerang target Barat, termasuk percobaan meledakkan pesawat milik AS pada 2009.
AQAP mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke majalah Charlie Hebdo di Perancis tahun lalu yang menewaskan 12 orang.
AS sering menargetkan al-Qaidah di Yaman dengan melakukan serangan drone, membunuh banyak pemimpin kelompok top mereka selama beberapa tahun terakhir.
PBB melaporkan bahwa hampir 6.000 orang tewas akibat konflik di Yaman sejak Saudi bersama koalisi Arab melancarkan serangan udara pada Maret tahun lalu, sementara ratusan ribu lainnya terpaksa mengungsi. (stu)