Pada Senin (4/4), Le Monde memberitakan, ada tiga perusahaan Suriah yang menggunakan jasa firma hukum Panama Mossack Fonseca yang terungkap dalam bocoran jutaan dokumen, yaitu Pangates International, Maxima Middle East Trading, dan Morgan Additives Manufacturing.
Ketiga perusahaan ini diganjar sanksi oleh Amerika Serikat karena memberikan suplai minyak untuk digunakan rezim Assad, termasuk sebagai bahan bakar militer dan armada udara Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Le Monde mengatakan, bocoran dokumen yang dipublikasi Consortium of Investigative Journalists, ICIJ, Ahad lalu menunjukkan Mossack Fonseca masih melayani satu dari tiga perusahaan Suriah, Pangates, selama sembilan bulan setelah sanksi dijatuhkan.
Lihat juga:Mengapa Panama jadi Surga Pencucian Uang? |
Salah satu perusahaan Makhlouf adalah Drex Technologies SA yang terdaftar di British Virgin Islands tahun 2000, melalui Mossack Fonseca. Baru pada tahun 2011, Mossack Fonseca memutuskan hubungan dengan Makhlouf, sesaat setelah revolusi Suriah pecah. (den)