Para pakar meyakini bahwa insiden ini terjadi karena seseorang dengan sengaja mematikan transponder pesawat, sebelum mengalihkan pesawat itu ribuan mil jauhnya dari jarak semula. Pesawat itu diduga jatuh di atas Samudera Hindia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Liow menyatakan bahwa temuan itu mendukung hasil pemeriksaan yang dirilis pada Maret. Dari hasil itu, tim penyidik mengkonfirmasi bahwa puing lain yang ditemukan di Mozambique juga milik pesawat MH370.
Hingga kini, puing pesawat bertipe Boeing 777 yang sudah terkonformasi berasal dari MH370 adalah puing yang ditemukan pada Juli 2015 di Pulau Reunion, yang termasuk dalam kedaulatan Perancis. Otoritas Malaysia, pihak maskapai Malaysia Airlines dan Perancis mengkonfirmasi puing yang merupakan bagian flaperon dari sayap pesawat. (ama)