Tiga Puing Baru Diduga dari MH370 Akan Diperiksa di Australia

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Jumat, 27/05/2016 00:16 WIB
Tiga Puing Baru Diduga dari MH370 Akan Diperiksa di Australia Puing pertama pesawat Boeing 777 itu, yaitu bagian sayap, terdampar di pulau milik Perancis, Reunion, pada Juli 2015. (Reuters/Zinfos974/Prisca Bigot)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga puing yang diduga merupakan bagian dari pesawat Malaysian Airlines MH370 ditemukan di pesisir Samudera Hindia dan akan diperiksa di Australia.

Menteri Transportasi Australia, Darren Chester, mengatkaan bahwa dua puing pertama ditemukan di Mauritius, sementara yang ketiga di Mozambik.

"Puing-puing ini akan diteliti oleh para ahli," ujar Chester dalam satu pernyataan resmi yang dikutip oleh Reuters, Kamis (26/5).


Chester mengatakan bahwa kini Malaysia sedang berupaya mengangkat tiga puing itu dan mengirimkannya ke Australia sebagai pemimpin operasi pencarian MH370.

Temuan ini menambah panjang daftar upaya otoritas untuk mencari jejak MH370 yang hilang pada Maret 2014 dengan 239 penumpang dan kru di dalamnya setelah lepas landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing.

Insiden yang hingga kini belum terungkap ini disebut-sebut sebagai salah satu misteri penerbangan terbesar sepanjang masa.

Penyelidik meyakini seseorang mungkin mematikan transponder pesawat itu sebelum mengalihkannya sejauh ribuan mil ke Samudera Hindia.

Puing pertama pesawat Boeing 777 itu, yaitu bagian sayap, terdampar di pulau milik Perancis, Reunion, pada Juli 2015. Otoritas Perancis dan Malaysia pun mengonfirmasi bahwa puing itu merupakan bagian dari pesawat MH370. (ama/stu)