Diberitakan Reuters, Sabtu (9/7), komentar Prescott ini disampaikan menyusul hasil penyelidikan selama tujuh tahun pada Rabu lalu yang menunjukkan bahwa seluruh pembenaran, perencanaan dan penanganan perang Irak oleh Blair penuh kesalahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prescott dalam tulisannya di koran Sunday Mirror, mengatakan saat ini dia mengubah pandangannya soal legalitas perang tersebut. Dia juga mengkritik Blair karena mencegah menteri-menterinya mendiskusikan sebelumnya apakah perang itu layak dilakukan.
"Tahun 2004, Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan mengatakan karena perubahan rezim sebagai tujuan utama perang Irak, maka tindakan itu ilegal. Dengan kesedihan dan kemarahan besar, saya sekarang percaya dia benar," kata Prescott.
"Saya kini hidup dengan ikut menanggung beban membuat keputusan berperang dan konsekuensinya yang membuat malapetaka," kata Prescott.
Banyak warga Inggris ingin Blair diadili secara kriminal akibat tindakannya tersebut. Perang Irak telah menewaskan 179 tentara Inggris dan lebih dari 150 ribu warga sipil Irak selama enam tahun. (den)