Namun menurutnya, media internasional kerap memutarbalikkan fakta dengan membuat terjemahan yang tak sesuai, seperti dalam kisruh terakhir ketika Duterte diberitakan menyebut Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, "putangina."
Dalam bahasa Tagalog, kata Duterte, putangina berarti "son of a gun" atau "son of a bitch" yang juga merupakan umpatan biasa dalam bahasa Inggris dengan maksud semacam "keparat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanjutkan amarahnya, Duterte kembali berkata, "Orang Amerika bisa putar balik cerita. Mereka menggunakan predikat atau keterangan yang terdengar tidak baik."
Menurut Duterte, media turut ambil andil besar dalam pembentukan citranya di mata dunia internasional. Namun, ia tak mau ambil pusing.
Awalnya, Duterte pun mengaku tak ingin membahas masalah ini ketika bertemu dengan Obama. Namun, ia tak mau berlama-lama ada dalam ketegangan.
Saat bertemu Obama di sela Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Laos pada pekan ini, Duterte akhirnya menyapa sang presiden AS dan menjelaskan semuanya. (stu/stu)