Dalam wawancara televisi pertamanya setelah merebut mayoritas suara pemilih pekan lalu, Trump menyatakan bahwa dia tidak berniat untuk mengambil gaji setelah dilantik menjadi presiden. Komentar ini dilontarkan Trump untuk menjawab pertanyaan publik yang beredar soal apa yang akan terjadi dengan kerajaan bisnisnya ketika ia mulai menjabat di Gedung Putih.
Lihat juga:Menerka Jajaran Kabinet Donald Trump |
"Namun, saya pikir secara hukum saya harus mengambil $1, jadi saya akan mengambil $1 per tahun," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Janji Trump untuk tak mempergunakan gajinya sebagai presiden sudah ia gaungkan selama masa kampanyenya.
Selain itu, Trump juga berjanji akan mengesampingkan semua urusan bisnisnya jika ia terpilih sebagai presiden. Oktober lalu, Trump menyatakan kesibukannya selama masa kampanye praktis membuatnya tak lagi dapat mengurusi bisnisnya.
Menurut data Komisi Pemilihan Federal AS, pendapatan Trump pada 2015 dilaporkan lebih dari US$557 juta. Namun, pada debat final capres AS bulan lalu, Trump juga mengakui bahwa ia menghindar membayar pajak pendapatan federal selama beberapa tahun.
Jika Trump benar mengabaikan gajinya sebagai presiden, maka ia bukan presiden AS pertama yang melakukannya.
Mantan presiden John F. Kennedy dan Herbert Hoover memutuskan untuk menyumbangkan seluruh gaji mereka untuk amal. (ama)