Kepolisian Metropolitan Washington sebagaimana dikutip Reuters, Senin (5/12), menyebut pria itu mendatangi restoran Comet Ping Pong untuk menyelidiki berita tentang eksploitasi anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung, korban bisa melarikan diri dan melapor kepada petugas. Tidak ada korban dalam kejadian ini.
Seorang saksi mata di restoran tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa keadaan kala itu sedang ramai.
"Tampaknya dia membawa sebuah senapan. Kami lari berhamburan," ujar saksi yang tidak disebutkan namanya itu.
Atas perbuatannya, polisi menetapkan Welch sebagai tersangka serangan dengan senjata berbahaya. Sebagai barang bukti, polisi menyita dua senjata yang ditemukan di dalam restoran.
Satu senjata lain belakangan ditemukan di mobil tersangka.
Bulan lalu, media juga melaporkan ancaman pembunuhan terhadap pemilik restoran setelah muncul berita di internet yang menyebutnya menjalankan bisnis eksploitasi anak. Bisnis itu, menurut berita tersebut, dijalankan oleh Clinton.
(aal/ama)