PBB Beri Dukungan pada Rusia dan Turki Soal Suriah

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Minggu, 01/01/2017 03:50 WIB
PBB Beri Dukungan pada Rusia dan Turki Soal Suriah Dewan Keamanan PBB mendukung Resolusi Rusia dan Turki terkait upaya damai di Suriah. (REUTERS/Abdalrhman Ismail)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sepakat memberi dukungan pada rancangan resolusi Rusia dan Turki terkait upaya damai di Suriah, termasuk soal gencatan senjata dan perundingan di Kazakhstan, bulan depan. Kesepakatan tersebut diumumkan Sabtu (31/12) waktu setempat.

Melansir Reuters, resolusi tersebut bertujuan membuka jalan bagi perundingan di Astana, ibukota Kazakhstan, di bawah naungan Rusia dan Iran yang mendukung pemerintah Suriah, serta Turki yang mendukung pemberontak.

Dukungan yang diberikan PBB berbunyi, “Menyambut baik dan mendukung upaya oleh Rusia dan Turki untuk mengakhiri kekerasan di Suriah dan memulai proses politik."


Gencatan senjata di Suriah yang diumumkan Kamis (29/12), kini memasuki hari ketiga. Upaya tersebut ditengarai Rusia dan Turki.

Namun, upaya damai tersebut tidak mengikutsertakan kelompok jihad Negara Islam dan mantan afiliasi Al-Qaeda, Fateh al-Sham.

Turki dan Rusia mengatakan pembicaraan Astana akan melengkapi, bukan menggantikan, upaya perdamaian yang didukung PBB, termasuk perundingan yang ditetapkan pada Februari di Jenewa.

Adapun Amerika Serikat tidak ambil bagian dalam proses itu, namun menyebut gencatan senjata di Suriah sebagai hal yang ‘positif’.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris, mengatakan sebagian besar Suriah tetap tenang, sepanjang Sabtu (31/12) meskipun masih terjadi beberapa bentrokan.

Pemerintah di Damaskus menyebut gencatan senjata itu sebagai ‘kesempatan nyata’ untuk menemukan solusi politik bagi perang yang telah merenggut lebih dari 310.000 jiwa.

(les)