Filipina Selamatkan 3 Warga Malaysia Sandera Abu Sayyaf
CNN Indonesia
Senin, 27 Mar 2017 14:55 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan Filipina menyelamatkan tiga warga negara Malaysia yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf.
Diberitakan Reuters, ketiga pria itu diselamatkan dari Pulau Jolo, selatan Filipina, dalam sebuah operasi pada Minggu (26/3).
Ketiga orang itu diselamatkan setelah disekap selama delapan bulan, setelah diculik dari kapal mereka yang sedang berlayar.
Operasi ini dilaksanakan hanya berselang beberapa hari setelah militer Filipina menyelamatkan dua warga Malaysia yang juga menjadi sandera Abu Sayyaf. Dengan demikian, seluruh sandera warga Malaysia sudah dibebaskan.
Selama ini, Abu Sayyaf memang dikenal sebagai kelompok militan yang sadis. Berawal dari kelompok pemberontak biasa, mereka tumbuh menjadi komplotan penculik demi mendapatkan tebusan.
Mereka kerap mengancam akan memenggal kepala sandera jika tebusan tak dibayarkan hingga tenggat waktu tertentu. Tak main-main, mereka pun memenggal dua orang Kanada dan satu warga Jerman dalam beberapa bulan belakangan.
Hingga kini, Abu Sayyaf masih menyandera sejumlah warga asing, yaitu dari Indonesia, Belanda, dan Jepang. Selain itu, ada pula seorang warga Filipina.
Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan bahwa Abu Sayyaf merupakan aib nasional dan bertekad akan menghancurkan kelompok militan tersebut, sesuai dengan perintah Presiden Rodrigo Duterte.
Diberitakan Reuters, ketiga pria itu diselamatkan dari Pulau Jolo, selatan Filipina, dalam sebuah operasi pada Minggu (26/3).
Ketiga orang itu diselamatkan setelah disekap selama delapan bulan, setelah diculik dari kapal mereka yang sedang berlayar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, Abu Sayyaf memang dikenal sebagai kelompok militan yang sadis. Berawal dari kelompok pemberontak biasa, mereka tumbuh menjadi komplotan penculik demi mendapatkan tebusan.
Mereka kerap mengancam akan memenggal kepala sandera jika tebusan tak dibayarkan hingga tenggat waktu tertentu. Tak main-main, mereka pun memenggal dua orang Kanada dan satu warga Jerman dalam beberapa bulan belakangan.
Hingga kini, Abu Sayyaf masih menyandera sejumlah warga asing, yaitu dari Indonesia, Belanda, dan Jepang. Selain itu, ada pula seorang warga Filipina.
Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, mengatakan bahwa Abu Sayyaf merupakan aib nasional dan bertekad akan menghancurkan kelompok militan tersebut, sesuai dengan perintah Presiden Rodrigo Duterte.