Pejabat Hamas mengklaim, keputusan ini diambil karena jumlah anjing yang berkeliaran di jalanan meningkat, padahal menurut mereka situasi itu "melawan budaya dan tradisi di Gaza."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik hewan peliharaan juga dapat dipaksa menandatangani perjanjian untuk tidak membawa anjing mereka ke tempat yang ditentukan, termasuk di sejumlah daerah sibuk seperti pantai dan pasar.
Namun, Batniji mengatakan bahwa belum ada hukuman bagi pelanggar aturan ini. Batniji juga meyakinkan, pemilik peliharaan masih bisa membawa anjing mereka melalui ladang-ladang di pedesaan.
Diberitakan The Independent, kepemilikan anjing di Gaza memang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian ulama Islam menganggap hewan tersebut najis dan dilarang.