Hamas Larang Anjing Berkeliaran di Jalur Gaza

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Senin, 22/05/2017 19:46 WIB
Hamas Larang Anjing Berkeliaran di Jalur Gaza Ilustrasi. (robertoaiuto/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok Hamas Palestina melarang anjing berkeliaran di Jalur Gaza dengan alasan untuk "melindungi kaum wanita dan anak-anak" di wilayah itu.

Pejabat Hamas mengklaim, keputusan ini diambil karena jumlah anjing yang berkeliaran di jalanan meningkat, padahal menurut mereka situasi itu "melawan budaya dan tradisi di Gaza."

"Itu bukan budaya atau tradisi kita. Kami bukan tidak menyukai anjing, kami memanfaatkan anjing dalam pekerjaan sehari-hari. Larangan ini hanya untuk melindungi wanita dan anak-anak kami," ujar juru bicara kepolisian, Ayman al-Batniji, Senin (22/5).


Melalui aturan ini, Hamas memaksa pemilik anjing memasukkan peliharan mereka ke dalam rumah meski saat musim panas, di mana suhu ruangan bisa mencapai lebih dari 30 derajat.

Pemilik hewan peliharaan juga dapat dipaksa menandatangani perjanjian untuk tidak membawa anjing mereka ke tempat yang ditentukan, termasuk di sejumlah daerah sibuk seperti pantai dan pasar.

Namun, Batniji mengatakan bahwa belum ada hukuman bagi pelanggar aturan ini. Batniji juga meyakinkan, pemilik peliharaan masih bisa membawa anjing mereka melalui ladang-ladang di pedesaan.

Diberitakan The Independent, kepemilikan anjing di Gaza memang meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian ulama Islam menganggap hewan tersebut najis dan dilarang.