"Ini merupakan serangan teroris dan ini menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan, jangan pernah takut, selalu melawan aksi terorisme Islamis," ujar Turnbull sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (6/6).
Kepolisian memang sudah menembak mati sang pelaku, Yacqub Khayre, setelah terlibat dalam baku tembak saat aparat mengepung apartemen di Melbourne, di mana pria itu menyekap seorang perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun demikian, kini kepolisian masih menyelidiki motif penyekapan ini, termasuk pernyataan ISIS yang mengklaim sebagai dalang di balik aksi tersebut.
Setelah itu, kepolisian mengklaim sudah menggagalkan sejumlah rencana teror, termasuk upaya pengeboman di Melbourne pada Hari Natal lalu.