Dikutip dari Reuters, Kantor Berita IRNA menyebut, operasi tersebut dilakukan bersamaan dengan agen negara lain. Sebanyak 27 tersangka pun berhasil ditangkap.
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pada bulan Juni, di mana pelaku bom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menyerang parlemen Iran dan makam Ayatollah Khomeini di Teheran, serta menewaskan 18 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dapat menangkap sebuah kelompok teroris yang terkait dengan Daesh (ISIS) yang bermaksud melakukan operasi teror di pusa-pusat keagamaan," ujar Agen Departemen Intelijen Iran.
Adapun sebanyak 10 orang ditangkap di pusat kepemimpinan kelompok tersebut di luar negeri dan 17 orang di Iran. Lima dari 17 orang tersebut dijadwalkan melakukan serangan di Iran dan 12 lainnya disebut akan mendukung mereka.
Pada hari Minggu, media Iran mengatakan, Pengawal Revolusi Iran telah membunuh dua orang dalam bentrokan dengan sekelompok militan di barat laut negara tersebut, di mana baku tembak dengan kelompok militan Kurdi Iran yang berbasis di Irak adalah hal yang biasa.