Pesawat Militer Kongo Jatuh, Tewaskan 12 Kru

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 01/10/2017 05:00 WIB
Pesawat Militer Kongo Jatuh, Tewaskan 12 Kru Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Kinshasa, CNN Indonesia -- Sebuah pesawat kargo yang disewa oleh angkatan bersenjata Republik Demokratik Kongo mengalami kecelakaan di dekat Ibu Kota Kinshasa, Sabtu (30/9) waktu setempat. Kecelakaan itu menewaskan seluruh 12 krunya.

Pesawat Antonov itu terbang dari bandar udara Ndjili di Kinshasa menuju Kivu di timur Kongo, di mana pemerintah negara itu sedang memerangi kelompok milisi. Namun di N’sele, sekitar 100 km di timur Kinshasa, pesawat itu jatuh.

Menteri Transportasi Jose Makila menyatakan tak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut. “Penyelidikan akan dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan itu,” katanya dalam sebuah siaran televisi, seperti dikutip AFP.


Repoter AFP sendiri menyaksikan Garda Republikan telah mendirikan barikade di sekitar lokasi kecelakaan, yang merupakan daerah tak berpenghuni yang sebelumnya merupakan kompleks agroindustri.

Pesawat yang juga mengangkut seorang kru asal Rusia itu, sedang menerbangkan dua kendaraan dan senjata, serta personel militer. Begitu penjelasan sumber AFP di markas angkatan bersenjata.

Sumber di markas besar angkatan bersenjata Kongo mengatakan selain kru, ada lusinan penumpang di pesawat itu. Jumlahnya antara 20-30 orang. Tapi komandan bandar udara, Georges Tabora, kepada AFP, memastikan bahwa tak ada penumpang dalam pesawat, hanya anggota kru.

“Sebab itu adalah pesawat kargo,” katanya, tanpa menyebutkan berapa banyak kru dan kebangsaannya.

Sedang juru bicara resmi angkatan bersenjata belum memberikan komentarnya.

Saksi mata di lokasi kejadian, kepada AFP mengatakan melihat pesawat itu jatuh dari langit beberapa saat sebelum pukul 09.00 waktu setempat. Dia mengaku tak melihat ada asap dari tubuh pesawat.

Tapi saksi mata lainnya, seorang letnan, mengatakan pesawat itu terbakar di udara sebelum terjatuh dan menimbulkan serangkaian ledakan. Wartawan tak diijinkan memotret atau merekam video pesawat itu.
(ded/ded)