Indonesia, kata Ryamizard, rencananya akan membeli sejumlah Hercules dari AS. Namun, hal tersebut masih dalam tahap perencanaan.
"Mungkin Hercules yang baru itu ya, mungkin saja karena yang alutsista terbaru itu perlu kita beli walaupun enggak banyak-banyak," kata Ryamizard di Kantor Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Senin (22/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ryamizard mengatakan pembahasan soal pengadaan pesawat angkut itu akan lebih terfokus pada peningkatan faktor keamanannya.
"Yang lama saja aman kok, sudah berapa puluh tahun tuh, 50 tahun enak saja pakai, tenang, saya sering suka pakai itu, kenapa, mesinnya empat, mati satu masih tiga," ucap Ryamizard.
Ilustrasi pesawat Hercules AS. (U.S. Air Force photo) |
Di luar masalah alutsista, kedua menteri juga akan membahas soal terorisme.
"Karena musuh kita satu ya teroris, dengan banyak mata kita bisa pasti di mana di tempatnya," tutur Ryamizard.
[Gambas:Video CNN]
(aal)
Ilustrasi pesawat Hercules AS. (U.S. Air Force photo)