1 Jam 'Bersama' Donald Trump di Capella Hotel

CNN, CNN Indonesia | Selasa, 12/06/2018 16:43 WIB
1 Jam 'Bersama' Donald Trump di Capella Hotel Presiden AS Donald Trump menggelar jumpa pers bersama dengan ratusan wartawan usai bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Singapura. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar jumpa pers bersama dengan ratusan wartawan usai bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un di Singapura.

Jumpa pers sendiri digelar di Capella Hotel dan dimulai pada jam 16.20 waktu setempat. Dalam acara itu, Presiden Trump memberikan penjelasannya usai bertemu dan meneken dokumen dengan Kim.

Dilansir dari laporan langsung CNN, Salah satu hal yang disampaikan adalah soal denuklirisasi Korea Utara, pelibatan pelbagai negara untuk langkah lebih lanjut hingga soal hak asasi manusia (HAM). Hal lainnya adalah soal sanksi terhadap negara tersebut yang belum akan dicabut.


"Sanksi belum akan dicabut sampai dipastikan Korea Utara benar-benar bebas nuklir," kata Trump dalam konferensi pers seusai pertemuan dengan Kim Jong-un di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/4).


Selain itu, sejumlah wartawan juga mencecar Trump dengan persoalan HAM di Korea Utara. Sedikitnya tercatat ada tiga kali pertanyaan mengenai masalah tersebut.

Selain itu, ada punya media yang menanyakan soal kapan waktu yang jelas untuk proses denuklirisasi. Terkait dengan hal itu, Trump memastikan bahwa proses itu akan dilakukan secepatnya, tanpa merinci lebih lanjut.

Jumpa pers sendiri berakhir sekitar 17.20 waktu setempat.

Pada hari ini, kedua pemimpin negara itu meneken dokumen kesepakatan yang disebut 'komprehensif'. Trump juga berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan bagi Korea Utara.


"Kami yakin bahwa pembentukan hubungan baru AS-Korut akan berkontribusi terhadap perdamaian dan kemakmuran di Semenanjung Korea, serta dunia, dan mengakui bahwa membangun kepercayaan bisa mendorong denuklirisasi di Semenanjung Korea," demikian isi dokumen tersebut.

Disebutkan pula bahwa Amerika Serikat dan Korea Utara berkomitmen mengadakan negosiasi lanjutan yang dipimpin oleh Menlu AS Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi Korut yang setingkat, untuk melaksanakan hasil KTT AS-Korut. (asa)