Jenazah Tiga WNI Jemaah Umrah Disalatkan di Masjid Nabawi

Natalia Santi, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 01:13 WIB
Jenazah Tiga WNI Jemaah Umrah Disalatkan di Masjid Nabawi Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di komplek pemakaman Baqi’ dekat Masjid Nabawi Madinah, tempat tiga WNI jemaah umrah korban kecelakaan dimakamkan, Selasa (19/6). (Dok. KBRI Riyadh)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jenazah tiga warga Indonesia (WNI) jemaah umrah yang mengalami kecelakaan di Madinah, Arab Saudi telah dimakamkan di Kompleks Pemakaman Baqi', dekat Masjid Nabawi, Madinah, Selasa (19/6).

"Ketiga jenazah disalatkan di Masjid Nabawi Madinah dan dimakamkan hari ini 19 Juni 2018 di komplek pemakaman Baqi' dekat Masjid Nabawi Madinah," kata Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, lewat rilis yang diterima CNNIndonesia.com.

Musibah kecelakaan dialami keluarga Azwar yang sedang menjalankan ibadah umrah sekitar pukul 12.00 waktu Madinah, Minggu (17/6). Toyota Hi-Ace yang ditumpangi tujuh anggota keluarga Azwar mengalami kecelakaan di Jalan Madinah KM 150.



Kecelakaan tersebut menewaskan mertua Azwar, Frieda Said (75), Ulfiana Said (istri Azwar), dan Elfina Said (49) yang merupakan adik ipar Azwar.

Azwar sendiri menderita patah tulang rusuk dan putrinya, Dea menderita patah tulang belakang. Dua putri Azwar lainnya, Adel dan Lifia mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Sopir dan dua staf biro perjalanan selamat dari kecelakaan.

Mereka sedang menjalankan ibarah umroh sejak 5 Juni 2018. Menurut keterangan dari korban selamat, Lifia binti Azwar dan Adel bin Azwar, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Hi Ace yang ditumpangi 10 penumpang itu mengalam pecah ban belakang saat badai pasir menerjang.


Akibatnya mobil terguling beberapa kali. Korban meninggal berada di kursi tengah, adapun Lifia dan Adel berada di kursi paling belakang.

Menurut Dubes Abegebriel, jenazah Ulfiana Said dan Elfiana Said dimakamkan setelah salat subuh. Adapun jenazah Frieda Said dimakamkan setelah salat zuhur.

Dubes Abegebriel hadir dalam rangkaian upacara pemakaman tersebut bersama Atase Kepolisian KBRI Arab Saudi, Kombes Fahrurrazi untuk berdoa di makam keluarga Azwar.


Anak Azwar yang selamat, Lifia juga terlihat ikut memandikan jenazah sebelum disalatkan namun hanya bisa menyaksikan prosesi pemakaman dari luar komplek pemakaman Baqi'.

Abegebriel juga berkomunikasi langsung dengan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama Bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi.

Kepada Dubes Al Shuaibi, Abegebriel minta bantuan untuk memberikan visa bagi keluarga Azwar yang akan terbang ke Saudi untuk menjenguk dan mendampingi para korban yang sedang dirawat di Rumah Sakit Raja Fahd.


"Komunikasi ini perlu dilakukan karena Kedutaan Saudi di Jakarta tidak mengeluarkan visa di bulan Syawal atau setelah Idul Fitri karena sudah fokus persiapan pemrosesan visa-visa haji sebanyak 221 ribu visa," kata Abegebriel.

Menurut Abegebriel, Dubes Al Shuaibi merespons dengan cepat berkat hubungan yang begitu dekat antara dua dubes yang tergabung dalam poros diplomasi Saunesia (Saudi Indonesia).

Secara khusus Al Shuaibi juga mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang menimpa jemaah umrah asal Indonesia dan berjanji untuk secepatnya memberikan visa kepada rombongan Azhar Umar, keluarga dan kerabat Azwar.


Sementara Azwar dan Dhea yang mengalami luka berat dijadwalkan menjalani operasi di Rumah Sakit Raja Fahd, Madinah, Rabu (20/6) pagi waktu Arab Saudi.

"KBRI akan melakukan pendampingan sebagai bentuk 'kehadiran negara' untuk memberikan pelayananan kepada semua WNI di Saudi baik yang tinggal di Saudi maupun yang sedang menjalankan ibadah umrah dan haji," kata Dubes Abegebriel (nat)