AFP melaporkan bahwa petugas pemadam kebakaran menemukan 11 orang itu tewas dalam kendaraan yang menuju Tesalonika.
Sementara itu, sopir truk yang berencana membawa kendaraan itu ke Kota Kavala melarikan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni lalu, sebuah truk yang membawa 16 imigran selundupan dari Suriah dan Iran mengalami kecelakaan di dekat Kavala, menewaskan enam orang termasuk tiga anak-anak.
"Kami sangat sedih dengan berita itu, di mana ribuan pengungsi mempertaruhkan hidup mereka dan menyeberang ke Yunani dengan rute yang tidak benar," kata Philippe Leclerc, perwakilan UNHCR, melalui sebuah pernyataan.
"Kematian mengerikan ini merupakan bagian dari bahaya yang dihadapi orang-orang korban penyelundup yang mengeksploitasi kerentanan mereka," tulis pernyataan UNHCR.
"Alternatif untuk melakukan penyeberangan berbahaya ini bagi orang-orang yang membutuhkan perlindungan internasional," tulisnya menambahkan. (cin/has)