Iran Eksekusi Mati Dua Terpidana Kejahatan Ekonomi

CNN Indonesia | Rabu, 14/11/2018 21:00 WIB
Iran Eksekusi Mati Dua Terpidana Kejahatan Ekonomi Iran mengeksekusi dua orang yang dituduh melakukan kejahatan ekonomi, Rabu (14/11), sebagai upaya pencegahan pelanggaran finansial di tengah krisis ekonomi. (Tasnim News Agency /Handout via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Iran mengeksekusi dua orang yang dituduh melakukan kejahatan ekonomi pada Rabu (14/11) sebagai upaya pencegahan pelanggaran finansial di tengah krisis ekonomi negara.

Dilansir dari situs berita lokal, Mizan, orang pertama yang dieksekusi adalah Vahid Mazloumin. Pedagang yang dituduh melakukan manipulasi pasar saham itu kedapatan memiliki dua ton emas saat ditangkap.

Reuters memberitakan bahwa orang kedua adalah bagian dari jaringan Mazloumin dan terlibat dalam penjualan koin emas. Keduanya dihukum karena dianggap melakukan korupsi yang merupakan pelanggaran besar di Iran.
Sebagai upaya pemberantasan korupsi, pada Agustus lalu Iran mendirikan pengadilan khusus kejahatan finansial atas persetujuan pemimpin tertinggi negara, Ayatollah Khamenei.


Sejak didirikan, pengadilan itu sudah menjebloskan setidaknya tujuh orang yang terkait dengan korupsi.

Di periode bersamaan, Amerika Serikat memberlakukan sanksi pertama setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir yang disepakati pada 2015 lalu.
Sejak awal 2018, mata uang Rial sendiri telah jatuh sekitar 70 persen di tengah ancaman sanksi dari AS.

Biaya hidup di Iran juga kian meningkat. Unjuk rasa menolak korupsi pun semakin marak dengan demonstran yang meneriakkan slogan anti-pemerintah. (cin/has)