Bukan Kuota Haji, RI Hanya Minta Tambah Toilet dan Tenda

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 16:40 WIB
Bukan Kuota Haji, RI Hanya Minta Tambah Toilet dan Tenda Menteri Agama Lukman H Saifuddin mengatakan Indonesia tak akan mengajukan permintaan penambahan kuota haji sebelum fasilitas toilet dan tenda di Mina ditambah. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Agama Lukman H Saifuddin mengatakan bahwa Indonesia tidak akan mengajukan permintaan penambahan kuota haji sebelum fasilitas toilet dan tenda di Mina ditambah.

"Selama kapasitas tenda dan jumlah toilet di Mina masih amat terbatas seperti saat ini, menambah kuota haji justru akan timbulkan tragedi kemanusiaan bagi jemaah haji," kata Lukman melaui Twitternya pada Rabu (12/12).




Sebelumnya, Saudi Gazette memberitakan bahwa Indonesia dan Saudi menyepakati jumlah kuota haji pada 2019 mencapai 221 ribu jamaah, yang berarti tak ada penambahan dari tahun sebelumnya.

"Indonesia dan Arab Saudi sudah menandatangani kesepakatan pelaksanaan haji pada 2019, dan kuota yang diberikan 221 ribu jemaah dan tidak ada penambahan," kata Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah, Muhammad Hery Saripuddin, seperti dilansir Saudi Gazette, Rabu (12/12).
Menurut Lukman, ini bukan berarti Saudi tak meloloskan permintaan Indonesia untuk menambah kuota haji.

"Tak benar bila dikatakan Arab Saudi tak loloskan permintaan Indonesia terkait penambahan kuota haji. Kemenag tak akan ajukan permintaan itu sebelum jumlah tenda dan toilet di Mina ditambah, sebab tenda dan toilet yang ada saat ini tak mencukupi jumlah kuota haji kita saat ini," kata Lukman.

Saat ini, tercatat antrean calon haji Indonesia mencapai 3,9 juta orang. Dengan kuota yang ada, mereka diperkirakan harus menunggu sekitar satu dasawarsa untuk bisa pergi ke Tanah Suci Mekah.

(rds/has)