Pembunuhan di Siprus, Polisi Cari Korban ke Dasar Danau

AFP, CNN Indonesia | Senin, 29/04/2019 05:40 WIB
Pembunuhan di Siprus, Polisi Cari Korban ke Dasar Danau Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ilbusca)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembunuhan berantai yang melanda Siprus beberapa waktu lalu membuat pemerintah Siprus harus bekerja keras untuk mencari korban pembunuhan berantai yang belum ditemukan.

Mengutip AFP, Minggu (28/4), kali ini pencarian fokus dilakukan di dua buah danau sebelah barat daya kota Nicosia.

Tempat itu merupakan lokasi yang diketahui sebagai lokasi pembuangan korban tersangka kasus pembunuhan, Nicos Metaxas. Sebelumnya, ia mengaku membunuh delapan orang, termasuk seorang anak asal Filipina.


Terhitung sejak 14 April, polisi sudah menemukan tiga jenazah yang semuanya merupakan tenaga kerja asal Filipina.

Pencarian dilakukan di kaki Gunung Troodos, tepatnya danau bekas lubang tambang yang saat ini menjadi tempat wisata.

Dalam upaya evakuasi itu, petugas mengerahkan penyelam profesional. Penelusuran di dasar danau dengan melibatkan robot bawah air sempat terkendala keterbatasan jarak pandang.

"Kami mencari di tempat-tempat di mana kamera dan robot tidak mendapat gambaran yang jelas. Jadi kami mencari selangkah demi selangkah melibatkan penyelam," ujar juru bicara pemadam kebakaran, Andreas Kettis.

Kasus ini terungkap secara tak sengaja, setelah seorang turis Jerman menyadari keberadaan sesosok mayat dalam foto yang dia ambil di danau bekas pertambangan.

Menanggapi insiden ini, Presiden Siprus Nicos Anastasiades mengecam kejahatan mengerikan yang menelan korban perempuan asing ini.

"Saya terkejut dengan terungkapnya begitu banyak pembunuhan memalukan terhadap perempuan asing dan anak-anak yang tidak bersalah," katanya, seraya mengucapkan belasungkawa.

[Gambas:Video CNN] (agr/ayp)