Netanyahu Dukung Trump Lawan 'Agresi' Iran

CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 09:22 WIB
Netanyahu Dukung Trump Lawan 'Agresi' Iran PM Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menegaskan dukungannya terhadap sikap keras Presiden AS, Donald Trump, dalam menghadapi 'agresi Iran.' (Reuters/Carlos Barria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menegaskan dukungannya terhadap sikap keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam menghadapi "agresi Iran."

"Israel dan seluruh negara di kawasan dan bahkan seluruh negara yang ingin mencari perdamaian di dunia ini seharusnya mendukung sikap AS dalam melawan agresi Iran," ucap Netanyahu di Yerusalem pada Selasa (14/5).

Pernyataan itu diutarakan Netanyahu saat relasi antara Teheran dan Washington kembali memanas setelah Presiden Hassan Rouhani mengancam akan melanjutkan kembali pengayaan uranium, langkah yang dapat menjadi awal pengembangan senjata nuklir.


Komentar itu dilontarkan Netanyahu dalam sebuah acara peringatan setahun pembukaan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Dalam perayaan itu, Netanyahu juga menegaskan kepentingan AS-Israel memperkuat aliansi dan menjaga eskistensi negara Israel.

"Kita harus bisa terus memperkuat negara Israel dan memperkuat relasi AS-Israel yang sangat penting," kata Netanyahu seperti dikutip AFP.

Israel merupakan sekutu terdekat AS di kawasan. Netanyahu juga telah menjadi pendukung yang sangat vokal atas kebijakan Trump di Timur Tengah.
Sementara itu, Iran merupakan musuh bebuyutan Israel dan AS. Israel semakin kebakaran jenggot setelah Rouhani mengancam akan melanjutkan pengayaan uranium di negaranya, jika pihak-pihak penandatangan kesepakatan nuklir 2015 tak membela Teheran dari sanksi AS.

Melalui pidato di stasiun televisi nasional pada pekan lalu, Rouhani melontarkan langsung ancaman tersebut kepada negara-negara yang menandatangani kesepakatan nuklir JCPOA, yakni Inggris, Prancis, Jerman, China, dan Rusia.
Ancaman itu datang setelah AS memutuskan keluar dari JCPOA pada Mei 2018 lalu dan menerapkan kembali sanksi-sanksi yang pernah dijatuhkan kepada Iran.

Tak lama setelah Rouhani mengeluarkan ultimatumnya itu, Netanyahu bersumpah tidak akan membiarkan dan mengizinkan Iran memperoleh senjata nuklir lagi.

Israel dianggap sebagai negara dengan kapabilitas militer terdepan di Timur Tengah. Negara Zionis itu juga disebut-sebut sebagai satu-satunya yang memiliki senjata nuklir di kawasan. (rds/has)