Israel Rudal Suriah, Beberapa Orang Dilaporkan Terluka

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 06:26 WIB
Israel Rudal Suriah, Beberapa Orang Dilaporkan Terluka Ilustrasi rudal Israel. (AFP Photo/JAck Guez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Israel melontarkan serangan peluru kendali ke Quneitra, Suriah, yang menyebabkan beberapa orang terluka pada Senin (27/5).

"Rudal Israel menargetkan Tel al-Shaar di Quneitra. Satu kendaraan militer menjadi target dan ada yang terluka," demikian laporan kantor berita Suriah yang dikutip AFP.
Tak lama setelah itu, militer Israel juga mengonfirmasi bahwa mereka melakukan serangan udara di Suriah untuk balas dendam atas penembakan terhadap jet tempur milik negara.

"Hari ini, sistem anti-pesawat Suriah ditembakkan ke arah jet tempur IDF (Pasukan Pertahanan Israel) dalam penerbangan rutin di utara Israel," bunyi pernyataan resmi IDF.


Namun, menurut IDF, tembakan dari pasukan Suriah itu meleset sehingga jet tempur Israel tersebut berhasil menyelesaikan misinya dengan selamat.

"IDF akhirnya menembak pelontar yang menembaki jet itu," tulis IDF dalam pernyataannya.
Kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights, melaporkan bahwa rudal Israel itu "dilaporkan ditembakkan dari wilayah Golan" dan melukai tiga tentara Suriah.

Dataran Tinggi Golan sendiri merupakan wilayah di perbatasan Israel dan Suriah yang disengketakan oleh kedua negara.

Israel menyita dataran di perbatasan kedua negara itu dari Suriah saat Perang Enam Hari yang pecah pada 1967 silam. Mereka kemudian mencaplok Dataran Tinggi Golan dari Suriah pada 1991.

Isu Golan kembali menjadi perhatian setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara sepihak mengakui daerah tersebut sebagai wilayah kekuasaan Israel pada Maret lalu. (has/has)