Pilot Senior AS Akui Gagal Saat Coba Simulasi Insiden 737 MAX

CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 12:44 WIB
Pilot Senior AS Akui Gagal Saat Coba Simulasi Insiden 737 MAX Pilot senior asal Amerika Serikat, Kapten Chesley 'Sully' Sullenberger. (ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pilot senior asal Amerika Serikat, Kapten Chesley 'Sully' Sullenberger, turut angkat bicara usai menjajal simulasi komputer terkait kecelakaan pada pesawat Boeing 737 MAX yang belum lama ini terjadi. Dia mengakui juga tidak bakal bernasib mujur jika dihadapkan pada situasi sama seperti dialami para sejawatnya yang berujung nahas.

Sullenberger mengatakan itu kepada panel Kongres pada Rabu (19/6). Setelah mengikuti reka ulang dalam simulator, dia menyatakan dapat mengetahui bagaimana awak pesawat berjuang dalam kondisi darurat di pesawat yang akhirnya mengakibatkan Boeing 737 MAX mengalami kecelakaan.
"Baru-baru ini saya mengalami berbagai peringatan dalam penerbangan Boeing 737 MAX ketika melakukan reka ulang kecelakaan maskapai tersebut. Bahkan mengetahui apa yang akan terjadi, saya bisa melihat bagaimana para awak bisa kehabisan waktu sebelum akhirnya mampu mengatasi masalah," kata Sullenberger seperti dilansir CNN, Kamis (20/6).

"Sebelum terjadinya kecelakaan itu, saya pikir tidak mungkin jika pilot pesawat AS dihadapkan dengan skenario seperti dalam pelatihan simulator ini," ujar Sullenberger.


Ia juga mengatakan bahwa sangat penting bagi semua pilot agar tidak terjebak dalam situasi ketidaktahuan seperti itu.
Oleh karena itu, kata Sullenberger, penting bagi para pilot untuk mendapat pelatihan dan panduan guna mengatasi keadaan tak terduga saat melakukan penerbangan.

"Kita harus memastikan bahwa setiap orang yang bekerja sebagai pilot harus dilengkapi dengan informasi, pengetahuan, pelatihan, keterampilan dan penilaian untuk menjadi ahli dalam penerbangan, semua komponen di dalamnya serta segala situasi selama penerbangan berlangsung," jelas Sullenberger.

Sullenberger menyatakan pilot juga membutuhkan pengalaman fisik dan secara langsung agar siap menghadapi segala keadaan darurat.

Sementara itu, kecelakaan dua maskapai berjenis Boeing 737 MAX yang baru-baru ini terjadi di Ethiopia dan Indonesia telah menuai berbagai kritik. Apalagi setelah kecelakaan tersebut menewaskan ratusan penumpang dan awak.

[Gambas:Video CNN]

Sejak kecelakaan Ethiopian Airlines pada Maret lalu, pihak perusahaan telah berupaya memperbaiki fitur keselamatan otomatis yang menjadi fokus penyelidikan. Namun, hingga kini belum diketahui kapan maskapai Boeing 737 MAX akan kembali beroperasi.

Sullenberger sempat mengalami insiden saat sedang menjalankan tugas satu dasawarsa silam. Pesawatnya terpaksa mendarat di Sungai Hudson, New York, ketika mengalami kerusakan mesin akibat menabrak kumpulan burung.

Kisah pendaratan dramatis oleh Sullenberger dibukukan dengan judul "Miracle on the Hudson", kemudian diangkat ke layar lebar oleh sutradara Clint Eastwood dengan tajuk 'Sully.' (ajw/ayp)