Jaksa Tak Siap, Sidang Najib Razak Terkait 1MDB Ditunda

CNN Indonesia | Senin, 19/08/2019 12:00 WIB
Jaksa Tak Siap, Sidang Najib Razak Terkait 1MDB Ditunda Persidangan mantan PM Malaysia, Najib Razak, terkait skandal korupsi 1MDB ditunda karena jaksa mengaku belum siap. (Reuters/Lai Seng Sin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persidangan mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, terkait skandal korupsi lembaga investasi negara, 1 Malaysia Development Berhad (1MDB), ditunda karena jaksa mengaku belum siap. 

"Kami tidak dapat melanjutkan (sidang)," kata jaksa penuntut Gopal Sri Ram di depan hakim Pengadilan Kuala Lumpur dalam persidangan pada Senin (19/8), seperti dikutip AFP.
Gopal meminta sidang ditunda hingga bulan depan karena saat ini Najib masih menjalani tuntutan pengadilan lainnya. Ia juga mengatakan dokumen-dokumen persidangan masih perlu diserahkan kepada kuasa hukum Najib dan sejumlah saksi mata.

Hakim pengadilan pun menyetujui permintaan jaksa untuk menunda persidangan, tapi hanya sampai minggu depan.


Dalam kasus ini, Najib didakwa 21 tuntutan termasuk pencucian uang dan empat tuntutan lainnya terkait penyalahgunaan kekuasaan. Ia juga dituduh menerima sejumlah uang 1MDB di rekening pribadinya yang dikirim dari bank asing.
Kepemimpinan Najib dan lingkaran dalamnya terus tertekan sejak 2015 lalu, ketika dugaan bahwa dirinya menerima sejumlah uang besar dari 1MDB terkuak.

Namun, jaksa agung Malaysia saat itu membebaskan Najib dari segala tuduhan dengan mengatakan bahwa uang-uang tersebut merupakan sumbangan pribadi dari keluarga Saudi. Penyelidikan dalam negeri terkait dugaan korupsi 1MDB pun dihentikan.

Namun, Malaysia kembali membuka penyelidikan kasus korupsi 1MDB setelah Najib lengser dari kepemimpinan usai kalah dalam pemilihan umum pada Mei 2018.

[Gambas:Video CNN]

Sejak itu, Najib dan sejumlah orang terdekatnya, termasuk sang istri dan anak, terus menjadi subjek penyelidikan polisi. Aparat Malaysia bahkan telah menyita barang-barang mewah Najib dan istri.

Najib diperkirakan masih akan menghadapi serangkaian persidangan 1MDB hingga beberapa waktu ke depan. Meski Najib telah menghadapi puluhan tuntutan sejak kasus 1MDB kembali dibuka, ia masih bebas dengan jaminan. (rds/has)