Serangan Drone Bakar Dua Fasilitas Saudi Aramco

CNN Indonesia | Sabtu, 14/09/2019 15:41 WIB
Serangan Drone Bakar Dua Fasilitas Saudi Aramco Pihak pemerintah pun disebut telah meningkatkan keamanan di lokasi kejadian. (Reuters/Ahmed Jadallah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Serangan drone menyebabkan kebakaran pada dua fasilitas perusahaan minyak Arab SaudiAramco pada Sabtu (14/9) dini hari.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan serangan ini terjadi di masa persiapan perusahaan minyak pelat merah tersebut melantai di bursa saham.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Abqaiq dan Khurais tersebut. Dua tempat itu merupakan lokasi utama fasilitas Aramco di timur Arab Saudi.


Akan tetapi, serangan tersebut terjadi seiring dengan ketegangan di regional itu dengan Iran.


"Pada pukul 4 pagi, pihak keamanan pabrik Aramco mulai berusaha memadamkan kebakaran di dua fasilitas perusahaan itu di Abqaiq dan Khurais disebabkan dari.. drone," kata pernyataan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi yang disampaikan oleh Saudi Press Agency.

"Dua kebakaran itu telah dikendalikan." lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan itu juga menyebut sebuah investigasi telah dilakukan setelah serangan terjadi. Namun pihak Arab Saudi tak merinci asal drone tersebut.

Pemerintah setempat juga tidak menyatakan peluang serangan itu menyebabkan korban luka atau jiwa, pun dengan nasib kelangsungan operasional fasilitas perusahaan itu.

Tingkat kerusakan dari serangan itu juga tidak diketahui secara pasti lantaran pihak keamanan dan pemerintah melarang jurnalis untuk berada dekat lokasi kejadian.

Pihak pemerintah pun disebut telah meningkatkan keamanan di lokasi kejadian.


Peristiwa ini terjadi setelah pada beberapa bulan terakhir, pemberontak Houthi melancarkan sejumlah serangan rudal dan drone menargetkan pangkalan udara Arab Saudi juga fasilitas lainnya.

Pihak Houthi menyebut sejumlah serangan itu dilakukan sebagai pembalasan atas pengeboman yang dilakukan Arab Saudi di daerah-daerah yang dikuasai pemberontak.

Mereka pun tidak segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan di dua fasilitas Saudi Aramco itu.

Akan tetapi, televisi milik para pemberontak Al-Masirah berkata di Twitter bahwa akan segera merilis "pernyataan penting" tentang operasi drone di negara kerajaan tersebut.

Bulan lalu, sebuah serangan diklaim oleh pemberontak Houthi yang menyebabkan kebakaran di fasilitas likuefaksi gas alam Shabyah milik Aramco yang dekat dengan perbatasan Uni Emirat Arab. (AFP/end)