Rusia Tembaki Kapal Nelayan Korut, Lima Orang Terluka

CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 07:55 WIB
Rusia Tembaki Kapal Nelayan Korut, Lima Orang Terluka Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/Asf/pd/15)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya lima orang terluka setelah petugas penjaga perbatasan Rusia melepaskan tembakan ke arah kapal nelayan Korea Utara yang berlayar di wilayah perairan Pasifik milik Moskow pada Rabu (2/10).

"Lima orang terluka. Mereka sedang menjalani perawatan," demikian pernyataan Badan Keamanan Federal Rusia (FSB) sebagaimana dikutip AFP.

FSB menyatakan bahwa petugas terpaksa melepaskan tembakan karena para nelayan itu melanggar aturan di wilayah perbatasan. Mereka pun menyita kapal nelayan Korut tersebut.
AFP melaporkan bahwa insiden ini terjadi di tengah kegusaran Rusia karena ribuan kapal nelayan Korut digunakan untuk menangkap cumi secara ilegal di pesisir timut jauh.


Ini pun bukan kali pertama petugas Rusia menembaki kapal nelayan Korut. Pada satu insiden bulan lalu, seorang warga Korut sampai-sampai tewas dan sejumlah petugas Rusia terluka.

Sebelumnya, Rusia juga menahan ratusan nelayan Korut yang berlayar di wilayah kekuasaan mereka.


[Gambas:Video CNN]
Perairan tersebut terletak di antara Jepang, Rusia, Korut, dan Korsel. Sengketa penangkapan ikan pun kerap terjadi di wilayah tersebut.

Namun, ancaman penahanan bahkan kematian akibat baku tembak dengan petugas penjaga tak menyurutkan tekad para nelayan Korut untuk berlayar di wilayah Rusia.

Tak hanya menerobos perbatasan, para nelayan itu juga menggunakan kapal kayu dan jaring yang sudah dilarang Rusia sejak 2015 lalu. (has/has)