Sochua, wakil presiden Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) terbang dari Jakarta untuk kembali ke Kamboja. Dilansir AFP, ia berencana kembali ke Kamboja untuk mendukung Sam Rainsy yang merupakan pimpinan partai yang tengah mengasingkan diri.
Saifudin membenarkan pihaknya menerima permintaan dari Kamboja untuk mengirim kembali tokoh-tokoh oposisi yang tidak tunduk terhadap pemerintahan Hun Sen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara secara terpisah, Hun Sen mengatakan Sochua telah ditangkap di Malaysia karena pihak berwenang menegakkan prinsip untuk tidak ikut campur urusan negara masing-masing.
"(Malaysia) tidak mengizinkan dia (Sochua) masuk, apa yang bisa dia lakukan, itu negara mereka," kata Hun Shen di Kamboja.
[Gambas:Video CNN]
"Mereka (Malaysia) bekerja sama dengan Kamboja karena kita adalah anggota ASEAN yang tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing-masing."
Penangkapan dua tokoh oposisi Kamboja
Kamboja mengirimkan surat ke sejumlah negara tetangga yang meminta untuk menahan tokoh-tokoh oposisi. Selain Sochua, awal pekan ini Thailand juga menangkap Rainsy ketika hendak transit sebelum melanjutkan penerbangan dari Prancis.
Namun, Perdana Menteri Hun Sen menyatakan mantan ketua CNRP itu akan langsung ditangkap saat menjejakkan kakinya di negara itu karena divonis bersalah hendak melakukan makar. (evn)