Trump Larang Warga Asing yang Sempat ke China Masuk ke AS

CNN Indonesia | Sabtu, 01/02/2020 09:54 WIB
Pemerintah AS melarang warga asing yang pernah singgah di China selama dua pekan terakhir masuk ke AS untuk sementara waktu. Pemerintah AS melarang warga asing yang pernah mengunjungi China selama dua pekan terakhir masuk ke AS. (ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk sementara waktu melarang warga asing yang mengunjungi China dalam dua pekan terakhir memasuki wilayah Negeri Paman Sam. Larangan tersebut menyusul merebaknya wabah virus corona.

"(Pemerintah) untuk sementara waktu melarang warga asing yang berisiko menularkan 2019 novel coronavirus masuk ke AS," ujar Menteri Urusan Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azar seperti dikutip dari CNN, Sabtu (1/2).

Larangan sementara itu berlaku mulai Minggu (2/2), pukul 5 sore waktu setempat.


Alex mengungkapkan warga AS yang kembali dari Provinsi Hubei, China, harus menjalani karantina selama 14 hari. Sebagai catatan, virus itu pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei pada akhir tahun lalu.

Sementara, warga AS lain yang kembali dari wilayah lain di China akan melalui proses screening di bandara dan diperkenankan untuk memantau sendiri kondisi mereka selama dua pekan.

Pada Jumat (31/2) kemarin, pemerintah AS meningkatkan status travel warning ke China hingga level 4. Sebanyak 200 warga AS telah dievakuasi dari Wuhan, China, dan tiba di basis militer di California.

"Jangan bepergian ke China, mengingat virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan. WHO telah mengkonfirmasi bahwa virus ini telah menjadi darurat global," demikian rilis resmi pemerintah AS seperti dikutip dari CNN.

Per Sabtu (1/2), pemerintah China mencatat virus corona telah menewaskan 259 orang dan menginfeksi hampir 12 ribu orang. Penyebarannya juga telah meluas ke berbagai wilayah di Asia, Eropa, hingga AS.

[Gambas:Video CNN]


(CNN Indonesia/sfr)