Filipina Larang Turis Korsel Akibat Wabah Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 02:52 WIB
Filipina Larang Turis Korsel Akibat Wabah Virus Corona Pemerintah Filipina menolak kunjungan warga Korsel dari wilayah yang menjadi pusat penyebaran virus corona (covid-19). (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Filipina memutuskan menolak kunjungan warga Korea Selatan yang berasal dari Provinsi Gyeongsang Utara per Rabu (26/2). Wilayah Gyeongsang Utara mencakup Kota Daegu yang memiliki kasus virus corona (covid-19) terbanyak di negara itu sejauh ini.

Meski begitu, Istana Kepresidenan Filipina menyatakan bahwa pemerintah masih tetap membolehkan warga mereka mengunjungi Korea Selatan untuk keperluan bisnis atau belajar. Namun, mereka akan memeriksa warga Korsel yang berasal dari daerah lain jika memasuki Filipina.


Dilansir CNN, Korea Selatan menjadi negara dengan kasus virus corona terbanyak setelah China. Menurut data Rabu (26/2), Korea Selatan mencatat ada 1.200 kasus virus corona dengan 12 kematian. Sebagian besar kasus terjadi di Daegu.


Penyebaran corona di Daegu disebut bermula dari seorang jemaat Gereja Yesus Shincheonji yang positif mengidap virus corona. Namun, dia masih menghadiri beberapa kali misa.

[Gambas:Video CNN]

Pemerintah Korea Selatan telah menetapkan Daegu sebagai zona penanganan khusus.

Kedutaan Besar RI di Seoul juga telah mengimbau warga Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ke Negeri Ginseng untuk tidak mengunjungi Daegu untuk sementara waktu.

Seorang personel AS yang berbasis di Korea Selatan juga dinyatakan positif corona. Meski begitu, belum ada keterangan apakah personel tersebut memiliki keterkaitan atau pernah melakukan perjalanan ke Daegu sebelumnya.


Sejauh ini, Korban meninggal akibat wabah virus corona dilaporkan mencapai 2.763 jiwa di seluruh dunia. Sebanyak 2.715 korban meninggal berasal dari dataran China, sementara 48 kematian di luar Negeri Tirai Bambu.

Infeksi virus corona di China tercatat sebanyak 78.064 kasus. Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 406 kasus baru virus corona hari ini. (rds/ayp)