Corona, China dan Kelompok 77 Desak AS Setop Sanksi ke Iran

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 05:22 WIB
Desakan penghentian sanksi disampaikan supaya upaya penyebaran wabah virus corona bisa diredam. Ilustrasi penyebaran wabah virus corona. (Screenshot via Web).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok 77 yang berisi negara berkembang dan China pada Jumat (4/4) menyerukan pada Amerika Serikat untuk mengakhiri sanksi sepihak terhadap sejumlah negara. Desakan mereka sampaikan terkait penyebaran wabah virus corona beberapa bulan belakangan ini. 

Penghentian sanksi diharapkan bisa menghambat perkembangan wabah virus corona.

Dalam sebuah pernyataan yang secara implisit ditujukan kepada Amerika Serikat yang memiliki sanksi keras terhadap Iran dan Venezuela, kelompok 77 dan China mengatakan sanksi sepihak kepada sejumlah negara akan berdampak negatif pada kapasitas negara-negara untuk merespons penyebaran wabah virus corona dengan baik.


Tapi pernyataan yang dikatakan China dan Kelompok 77 itu hanya menargetkan tindakan sepihak AS. Seruan penghentian tidak mereka berikan untuk sanksi internasional yang diambil oleh PBB terhadap negara-negara seperti Korea Utara.

"Karena itu kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil langkah-langkah mendesak dan efektif untuk menghilangkan penggunaan tindakan ekonomi koersif sepihak terhadap negara-negara berkembang," kata kelompok 77 dan China dalam pernyataan yang dikutip dari AFP, Sabtu (4/4).

AS menjatuhkan sanksi sepihak terhadap sejumlah negara seperti Iran dan Venezuela. Sejumlah negara sebenarnya sudah mendesak Negeri Paman Sam tersebut untuk mengakhiri sanksi mereka.

Tapi AS bersikeras untuk tidak memenuhi tuntutan tersebut. Dalam beberapa kasus, AS bahkan memperketat sanksinya. Uni Eropa mengatakan sanksi tidak boleh dibiarkan terus diberikan selama penyebaran wabah virus corona.

[Gambas:Video CNN]


(AFP/agt)