Jelang Kampanye, Trump Klaim Corona Hilang Meski Tanpa Vaksin

CNN Indonesia | Kamis, 18/06/2020 19:57 WIB
President Donald Trump speaks during a roundtable discussion about Donald Trump akan melakukan kampanye akbar di tengah pandemi virus corona. (Foto: AP/Alex Brandon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengklaim pandemi virus corona akan menghilang kendati vaksin hingga kini belum ditemukan. Pernyataan Trump tersebut disampaikan jelang kampanye akbar ke sejumlah negara bagian Amerika Serikat di tengah pandemi Covid-19.

"Kami sangat dekat dengan (penemuan) vaksin dan kami sangat dekat dengan pengobatan, pengobatan yang sangat baik," kata Trump dalam wawancara televisi dengan Fox News seperti dikutip dari South China Morning Post.
 
"Tapi bahkan tanpa itu (vaksin), saya bahkan tidak suka membicarakan hal itu, karena (virus) itu menghilang, (virus) itu akan menghilang, tapi menemukan vaksin akan sangat bagus dan (penemuan) itu akan terjadi," tambah Trump.

Trump diagendakan melanjutkan kembali kampanye akbar di Tulsa, Oklahoma pada Sabtu (20/6) untuk pertama kalinya sejak kasus corona menghampiri Amerika Serikat.


Di sisi lain, negara bagian Oklahoma, Florida, Arizona, dan Texas sejauh ini mencatat lonjakan kasus Covid-19 hanya beberapa hari jelang kampanye akbar Trump.

Oklahoma melaporkan rekor 259 kasus baru selama 24 jam terakhir, sementara Florida melaporkan lebih dari 2.600 kasus baru, dan Arizona dengan lebih dari 1.800 infeksi baru.

Insert Status Pasien Risiko Virus CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Insert Status Pasien Risiko Virus Corona

Rencana kampanye akbar Trump memicu kekhawatiran penularan virus karena menjadi pertemuan terbesar di dalam ruangan di AS dalam tiga bulan terakhir.

AS sejauh ini mencatat 20 ribu kasus baru corona dan 117 ribu kematian dalam sehari. Trump juga menyerukan negara bagian untuk melonggarkan pembatasan dan membuka kembali aktivitas publik.

Ucapan Trump kali ini mendapat respons dari pakar epidemiologi AS, Dr. Anthony Fauci yang mengatakan jika vaksin virus corona kemungkinan baru siap di akhir 2020 atau beberapa bulan pertama di 2021.

"Kami membutuhkan vaksin untuk seluruh dunia, (sebanyak) miliaran dan miliaran dosis," kata Fauci dalam komentar daring pada 10 Juni lalu.

WHO melaporkan sejauh ini ada lebih dari 130 vaksin virus corona yang sedang dalam tahap pengembangan.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK