Rombongan Positif Corona, Presiden Kirgistan Dikarantina

CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 19:23 WIB
Kyrgyz President Sooronbay Jeenbekov attends his end of the year press conference at the Ala Archa state residence in Bishkek on December 25, 2019. (Photo by Vyacheslav OSELEDKO / AFP) Presiden Kirgistan, Sooronbay Jeenbekov. (AFP/VYACHESLAV OSELEDKO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Kirgistan, Sooronbay Jeenbekov, dilaporkan dikarantina akibat anggota rombongannya dinyatakan positif mengidap virus corona (Covid-19), saat berkunjung ke Rusia untuk menghadiri peringatan Hari Kemenangan atas Nazi Jerman ke-75 tahun.

Alhasil Jeenbekov beserta rombongannya harus kembali ke ibu kota Bishkek.


Dilansir Turkish Press, Kamis (25/6), dua orang anggota delegasi kepresidenan Kirgistan yang positif Covid-19 adalah pejabat kebijakan luar negeri, Daniar Sadikov, dan seorang pengawal presiden.

Menurut sebuah pernyataan dari kantor pers kepresidenan Kirgistan, sepulang dari Rusia, Jeenbekov dan rombongannya kembali menjalani tes virus corona.

Hasil tes presiden belum terbit, tetapi dia akan tetap dikarantina.

Jeenbekov tiba di Moskow pada Selasa lalu untuk menghadiri upacara peringatan 75 tahun kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.

Setelah menerima berita bahwa dua anggota rombongannya dinyatakan positif Covid-19, Jeenbekov memutuskan untuk tidak menghadiri upacara tersebut.

[Gambas:Video CNN]


Sebelum kembali ke Kirgistan, Jeenbekov sempat berbincang dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, melalui telepon dan menyatakan penyesalannya karena tidak dapat menghadiri upacara tersebut.

Semua anggota rombongan akan tetap dikarantina selama 14 hari.

Dilansir dari kantor berita Rusia, TASS, pihak kedutaan Kirgistan menyatakan Jeenbekov saat ini dalam kondisi sehat. Mereka juga akan menerapkan protokol sanitasi khusus setelah kejadian ini.

(ans/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK