Seribu Napi di Penjara California Tertular Covid-19

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 02/07/2020 04:10 WIB
A prisoner behind the jail cell bars . Ilustrasi penjara. (Istockphoto/chinaface)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah kasus infeksi virus corona (Covid-19) melonjak di lembaga pemasyarakatan San Quentin, yang merupakan salah satu penjara tertua di negara bagian California, Amerika Serikat.

Lebih dari seribu narapidana di lembaga pemasyarakatan itu dinyatakan positif mengidap virus corona, menurut pihak berwenang setempat, Selasa (30/6).


"Itu menjadi area fokus dan kepedulian mendalam kami saat ini," kata Gubernur California, Gavin Newsom.


Dia mencatat 42 persen dari sekitar 3.500 tahanan di San Quentin dianggap rentan tertular secara medis.

Tidak seperti lembaga pemasyarakatan lainnya di California, sebagian besar penghuni penjara San Quentin lolos dari penularan virus corona hingga awal Juni. Namun, pemindahan narapidana dari penjara yang terkena wabah virus seperti Lapas Khusus Lelaki Chino, membuka akses menuju penularan.

"Sayangnya, mereka (narapidana) tiba tanpa (sempat) dites dan ditempatkan di San Quentin, benar-benar semacam seeded (bibit) wabah di tempat baru," kata direktur kesehatan untuk Marin County, Matt Willis, kepada radio NPR.

Rumah tahanan dan Lapas Chino dekat Los Angeles adalah pusat penyebaran Covid-19. Lebih dari 500 narapidana di sana sejauh ini dinyatakan positif mengidap virus dan tujuh orang di antaranya meninggal dunia.


Dilansir AFP, saat ini penjara San Quentin menyumbang setengah dari kasus Covid-19 yang tercatat di seluruh penjara di California, dengan total populasi orang dipenjara sekitar 113 ribu.

California adalah negara bagian terpadat di AS dan salah satu yang paling terpukul karena virus corona, dengan lebih dari 200 ribu kasus yang dikonfirmasi dan hampir enam ribu kematian.

Dalam upaya menghindari tingkat kematian tinggi di antara para tahanan, otoritas negara telah memutuskan membebaskan sekitar 3.500 tahanan yang ditangkap karena pelanggaran ringan.

[Gambas:Video CNN]

Newsom mengumumkan pada Senin (29/6), 3.500 tahanan telah diidentifikasi untuk dibebaskan dan 110 tahanan di antaranya berada di San Quentin.

(ans/ayp)