Bos Startup AS Ditemukan Tewas Termutilasi di Apartemen

CNN Indonesia | Kamis, 16/07/2020 09:18 WIB
man holding knife in his hand Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/RealPeopleGroup)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fahim Saleh, seorang bos perusahaan rintisan (startup) transportasi online Nigeria, Gokada, ditemukan tewas termutilasi di apartemen mewahnya di Lower East Side, New York, Amerika Serikat.

Departemen Kepolisian New York memaparkan pria 33 tahun itu terakhir terlihat dalam rekaman CCTV pada Senin (13/7) malam masuk ke lift gedung bersama seorang pria berpakaian serba hitam yang diduga merupakan pembunuhnya.

Setelah sampai di lantai yang dituju, Saleh langsung menuju apartemennya dan si pria tak dikenal terlihat mengikutinya. 


Pria tak dikenal itu langsung menyerang Saleh ketika pengusaha teknologi itu memasuki apartemen.

Polisi menuturkan saudara perempuan Saleh yang pertama menemukan jasad sang kakak ketika berkunjung ke apartemen tersebut.

Sang adik menemukan jasad tubuh Saleh bagian pinggang ke bawah di ruang tamu apartemen. Sementara itu, bagian tubuh Saleh yang lainnya ditemukan di dalam beberapa tas di apartemen tersebut.

Hingga kini, dilansir CNN, Polisi belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan terhadap Saleh. Aparat juga masih mencari pelaku pembunuhan dan menyelidiki bagaimana tersangka bisa keluar gedung apartemen tersebut.

Keluarga Saleh membenarkan kematiannya dalam sebuah pernyataan

“Tajuk utama berita-berita berbicara tentang kejahatan yang masih belum kami pahami. Fahim lebih dari apa yang Anda baca. Jauh lebih baik. Dia merupakan seorang yang cerdas, inovatif, dan dia selalu memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal di belakangnya,” bunyi pernyataan keluarga Saleh.

Sementara itu, Gokada turut berduka atas kematian bosnya tersebut. Melalui akun Twitternya, perusahaan itu mengatakan “kematian Saleh tiba-tiba dan tragis”.

“Fahim adalah pemimpin yang hebat, inspiratif, dan merupakan cahaya positif bagi kita semua," tulis Gokada.

Keluarga Saleh mendesak kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk bekerja lebih keras demi menuntaskan kasus pembunuhan ini dan menangkap sang pelaku.

Saleh sudah menggeluti dunia teknologi sejak muda. Saat duduk di bangku SMA, Saleh mendirikan situs web PrankDial.com yang telah mengasilkan US$10 juta sejak awal beroperasi.

Saleh terus berinovasi, membuat, dan menjual berbagai situs dan aplikasi buatannya hingga duduk di bangku kuliah di Universitas Bentley.

Saleh menganggap Gokada merupakan salah satu inovasinya yang paling luar biasa. Perusahaan rintisan itu memang berhasil memberikan solusi bagi keterbatasan alat transportasi di Nigeria.

Gokada telah menghasilkan lebih dari US$5 juta dan mempekerjakan 800 pengemudi yang merupakan warga Nigeria sendiri.

Namun belakangan bisnis Gokada sempat terhambat, terutama setelah Lagos melarang operasional ojek online di ibu kota tersebut.

(CNN/evn)

[Gambas:Video CNN]