Jepang Pertimbangkan Berikan Vaksin Corona Gratis ke Warga

CNN Indonesia | Kamis, 03/09/2020 16:05 WIB
Pemerintah Jepang dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberi vaksin corona secara gratis kepada semua warganya. Ilustrasi vaksin corona. (iStockphoto/licsiren)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Jepang dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberi vaksin corona secara gratis kepada semua warganya. Hal itu dikatakan oleh seorang sumber terpercaya mengenai hal tersebut kepada Japantimes pada Rabu (2/9).

Sumber itu mengungkapkan bahwa pemerintah ingin sebanyak orang mungkin bisa mendapatkan vaksin virus corona.

Pekan lalu, Perdana Menteri Shinzo Abe berkata pemerintah ingin mengamankan vaksin untuk semua warga pada paruh pertama 2021 sebagai bagian dari serangkaian tindakan melawan Covid-19.


Berdasarkan rencana yang tengah dibahas, pemerintah memprioritaskan pekerja medis, orang tua dan orang yang memiliki penyakit penyerta. Pemerintah kota yang akan bertanggung jawab sebagai distributor vaksin pada warga.

Vaksin virus corona sendiri telah dikembangkan di banyak negara, beberapa di antaranya sudah masuk uji klinis.

Beberapa pejabat pemerintah Jepang menentang untuk membedakan beban keuangan pada warga sebab sejauh ini tidak ada data dari uji coba yang menunjukkan keefektifan atau tingkat efek samping berdasarkan usia atau kondisi kesehatan.

Oleh karena itu Pemerintah sedang mempertimbangkan agar pembelian vaksin dibiayai dengan dana cadangan dari anggaran tahun berjalan hingga Maret 2021.

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato mengatakan pemerintah telah membahas bagaimana cara paling tepat untuk membuat sistem dalam mengelola vaksin jika sudah tersedia.

"Kami akan menarik kesimpulan tentang dukungan keuangan tergantung pada diskusi kami dan sifat vaksin," ujarnya.

Para ahli kesehatan pemerintah telah mengindikasikan kesulitan dalam mengembangkan vaksin yang efektif. Menurut mereka, tidak ada jaminan bahwa vaksin yang ideal akan dibuat dalam hal keamanan dan efektivitas.

Di sisi lain, warga berharap agar Pemerintah bisa memutuskan bagaimana menutupi biaya kompensasi yang mungkin dihadapi produsen vaksin jika masalah kesehatan terjadi sebelum suntikan ditawarkan kepada masyarakat.

(ndn/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK