Marak Pemerkosaan, PM Pakistan Usul Pelaku Dikebiri Kimia

CNN, CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 14:37 WIB
PM Pakistan, Imran Khan, mengusulkan pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual dikebiri secara kimia akibat maraknya kejahatan tersebut. PM Pakistan, Imran Khan. Dia mengusulkan pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual dikebiri secara kimia akibat maraknya kejahatan tersebut. (AFP PHOTO / AAMIR QURESHI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, mengusulkan supaya pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual dikebiri secara kimia akibat maraknya kejahatan tersebut.

Hal ini dia ungkapkan dalam sebuah wawancara program Hard Talk Pakistan di stasiun televisi 92 News.

Melansir CNN, Kamis (17/9), Imran bahkan telah membahas hukuman kebiri tersebut dengan para menteri di kabinetnya.


"Pemerkosa dan penganiaya anak menjalani pengebirian kimiawi, atau pembedahan dilakukan sehingga mereka tidak dapat melakukan apa pun di masa depan," ucap Imran.

Imran menyatakan bahwa penganiaya, pemerkosa atau gabungan keduanya lebih layak digantung di depan umum. Namun, karena hukuman itu dinilai tidak akan diterima oleh kalangan internasional, maka dari itu wacana kebiri kimia yang diusulkan.

"Saya pikir dia (pemerkosa) harus digantung di depan umum. Pemerkosa dan penganiaya anak harus digantung di depan umum," ucapnya.

Imran yakin angka kasus pemerkosaan di negaranya lebih tinggi dari yang tercatat saat ini. Dia mengatakan banyak wanita yang takut atau malu melaporkan kejadian tersebut.

"Anda juga tidak tahu statistik yang sebenarnya, karena kurang dilaporkan. Orang tidak melaporkannya karena takut atau malu, wanita malu, tidak ada yang mau memberi tahu, " ucapnya.

Menurut laporan sebuah lembaga pemantau hak asasi manusia di Pakistan, First Information Report (FIR), pada Kamis pekan lalu ada seorang wanita mengajukan pengaduan pemerkosaan di Lahore-salah satu kota di Pakistan.

Sang wanita melaporkan bahwa dia telah diperkosa bergiliran malam itu oleh dua pria, setelah mobil yang dikendarainya mogok akibat kehabisan bahan bakar.

Menurut petugas kepolisian Lahore wanita itu telah menelepon saluran bantuan dan sedang menunggu polisi datang. Saat di lokasi, sang wanita bertemu dua pria yang malah memperkosa kemudian merampoknya.

Korban mencoba melawan, tetapi tidak berdaya. Akibat kejadian tersebut polisi setempat telah menangkap tiga pria, termasuk salah satu tersangka pemerkosa.

Tersangka lainnya yang disebut menjadi otak pemerkosaan masih buron. Kasus pun kini sedang diselidiki oleh Kepolisian Lahore.

(ndn/ayp)

[Gambas:Video CNN]