Kuwait Desak Israel Akhiri Pendudukan di Palestina

Anadolu, CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 18:20 WIB
Kuwait mendesak Israel untuk mengakhiri pendudukan di Palestina dalam pidatonya di Sidang Umum Majelis PBB. Ilustrasi demo penolakan aneksasi oleh Israel. (Foto: AP/Khalil Hamra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Kuwait, Sabah Khaled Al-Hamad Al Sabah mendesak Israel untuk mengakhiri pendudukan Palestina. Tak hanya itu, ia juga menyatakan dukungan pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibu kotanya.

Al-Sabah menegaskan kembali posisi negaranya yang berprinsip dan tegas dalam mendukung pilihan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak yang sah.
 
"Perjuangan Palestina masih menempati posisi historis dan penting di dunia Arab dan Islam," kata Al-Sabah pada sesi pidatonya dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) ke-75 melalui video seperti mengutip Anadolu.

Al-Sabah menekankan pentingnya melanjutkan kembali upaya perundingan untuk mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif sesuai dengan Prakarsa Perdamaian Arab.
 
Tak lupa, ia juga menegaskan posisi negaranya mengenai konflik di Yaman. Dia menegaskan, solusi politik adalah satu-satunya solusi untuk krisis yang sedang berlangsung di Yaman.
 
Dia pun meminta semua pihak menyetujui proposal yang diajukan oleh utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths.
 
Dilansir dari Middle East Monitor, Al-Sabah turut mendesak semua pihak dalam konflik Libya untuk menahan diri dan mengusulkan solusi damai berdasarkan dialog.


(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]