Xi Jinping Sebut China-Vietnam Kerja Sama Lawan Covid-19

Xinhua, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 01:30 WIB
Presiden Xi Jinping menyebut China dan Vietnam bekerja sama melawan Covid-19, termasuk produksi vaksin corona dan bidang lainnya. Presiden China Xi Jinping. (Foto: ANTHONY WALLACE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Xi Jinping menggambarkan hubungan persahabatan China dan Vietnam terkait tindakan konkret bersama dalam menekan pandemi Covid-19.

Xi menyampaikan hubungan kedekatan tersebut ketika melakukan sambungan telepon dengan Presiden Vietnam, Nguyen Pho Trang.

Dalam pertempuran melawan virus corona, Xi menyebut kedua belah pihak saling mendukung dalam mengatasi kesulitan yang terjadi saat ini dan telah membuat pencapaian besar dalam pengendalian dan pencegahan Covid-19.


"Penyebaran global dari epidemi ini sekali lagi menunjukkan bahwa umat manusia menghadapi masa depan bersama, dan hanya dengan solidaritas dan kolaborasi umat manusia dapat melewati kesulitan ini," kata Xi, seperti dikutip Xinhua, Rabu (30/9).

Dia menambahkan China menekankan pentingnya menjajaki kerja sama dengan Vietnam dalam produksi vaksin dan bidang lainnya. Pihaknya juga siap menawarkan vaksin terlebih dahulu ke negara-negara berkembang setelah selesai dikembangkan dan mulai digunakan.

Xi menuturkan China dengan tegas menentang upaya politisasi, stigmatisasi, dan pelabelan oleh negara-negara tertentu dengan dalih pandemi. China juga bersedia bekerja dengan negara lain untuk mempromosikan pembangunan komunitas kesehatan global untuk semua pihak.

Tahun ini menandai peringatan 70 tahun hubungan diplomatik China dan Vietnam serta hubungan antara kedua pihak yang telah mencapai titik awal sejarah baru.

"Kerja sama China-Vietnam dalam perdagangan dan bidang lainnya mewujudkan momentum peningkatan yang kuat meskipun terjadi pandemi Covid-19 dalam demonstrasi yang jelas tentang ketahanan dan potensi hubungan bilateral," ungkapnya.

Xi turut menyampaikan bahwa Partai Komunis China (CPC) mendukung Partai Komunis Vietnam (CPV) untuk menyukseskan Kongres Nasional ke-13, dan bersedia selalu menawarkan dukungan dan bantuan sebanyak mungkin untuk pembangunan sosialis Vietnam.

Sementara itu, Trong menyampaikan ucapan selamat atas peringatan 71 tahun berdirinya Republik Rakyat China dan memuji pencapaian luar biasa yang dibuat China dalam memerangi pandemi.
 
"Sejak pembentukan hubungan diplomatik antara Vietnam dan China 70 tahun lalu, secara umum hubungan bilateral telah mempertahankan momentum pembangunan yang positif," kata Trong.
 
Dia menambahkan Vietnam sangat menghargai dan menjunjung tinggi hubungan persahabatan yang kooperatif dengan China. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan China untuk Vietnam.
 
Vietnam akan bersiap untuk Kongres Nasional CPV ke-13 yang dijadwalkan pada awal tahun depan.
 
Vietnam adalah salah satu negara yang berhasil mengendalikan penyebaran virus corona di Asia Tenggara dengan sejumlah strategi, termasuk menghentikan penerbangan dari dan menuju China sejak 1 Februari. Hingga saat ini kasus Covid-19 di negara itu berjumlah 1.094 dengan 35 kematian, dan 1.007 dinyatakan sembuh.

Sementara itu, China telah mengumumkan bahwa negaranya lulus melawan pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan langsung oleh Xi Jinping dalam sebuah upacara penghargaan untuk para tenaga medis China yang diadakan dengan meriah pada 8 September lalu.
 
Xi mengatakan China telah mencapai kesuksesan awal dalam sesuatu yang dia sebut sebagai perang melawan virus.

"Kami dengan cepat mencapai kesuksesan awal dalam perang rakyat melawan virus corona. Kami memimpin dunia dalam pemulihan ekonomi dan perang melawan Covid-19," tuturnya.

Hingga saat ini, angka positif Covid-19 di Negeri Tirai Bambu sebanyak 85.403 kasus, 4.634 kematian, dan 80.578 dinyatakan sembuh.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]