Meksiko Bakal Legalkan Ganja untuk Pengobatan dan Rekreasi

CNN Indonesia | Jumat, 20/11/2020 13:09 WIB
Meksiko berencana melegalkan ganja untuk kebutuhan pengobatan dan rekreasi. Meksiko berencana melegalkan ganja. (Foto: AFP/ALFREDO ESTRELLA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meksiko berencana melegalkan ganja untuk kebutuhan pengobatan dan rekreasi. Senat Meksiko pada Kamis (19/11) menyetujui RUU yang bertujuan untuk mengurangi kekerasan yang terkait dengan transaksi perdagangan narkoba.

Sekitar 82 suara menyatakan dukungan atas RUU tersebut, 18 menentang, dan tujuh lainnya abstain.

Saat ini RUU tersebut masih menunggu persetujuan majelis rendah Kongres, Kamar Deputi untuk dipelajari dan diperdebatkan hingga 15 Desember nanti.


Dalam sebuah pernyataan, Senat mengatakan jika legalitas ganja bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan.

"Tujuannya adalah untuk mempromosikan perdamaian dan keamanan dalam masyarakat, berkontribusi pada pengurangan pasar ilegal ganja psikoaktif dan dengan itu, kejahatan terorganisir, korupsi, dan kekerasan," tulis Senat seperti mengutip AFP.

Putusan Mahkamah Agung pada 2015 lalu membuka pintu bagi penggunaan ganja untuk tujuan rekreasi di Meksiko.

Kendati begitu, ganja masih ilegal jika dimiliki lebih dari lima gram. Legalitas ini memungkinkan seseorang memiliki hingga 28 gram ganja dan menanam hingga enam batang di rumah untuk dikonsumsi sendiri.

Siapa pun yang kedapatan memiliki ganja seberat antara 28 hingga 200 garam akan dijatuhi denda. Sementara bagi pemilik ganja dengan berat lebih dari 200 gram akan dituntut secara pidana.

Sebagai bagian dari kampanye legalitas ganja, aktivis pro-legalisasi ganja menanam kebun ganja tepat di luar halaman Senat.

Selain Meksiko, negara Amerika Latin lainnya termasuk Peru dan Ekuador menjual ganja secara legal dengan menekan batasan maksimal pembelian per orang seperti tiga, delapan, 10, dan 15 gram.

(AFP/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK