Garda Revolusi Iran Luncurkan Kapal Induk Bisa Angkut Rudal

rds, CNN Indonesia | Jumat, 20/11/2020 17:00 WIB
Pasukan Garda Revolusi Iran meluncurkan sebuah kapal induk yang dapat mengangkut helikopter, pesawat nirawak, dan peluncur rudal. Kapal induk iran, Abdollah Roudaki. (Foto: Sepahnews via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Garda Revolusi Iran mengatakan telah meluncurkan sebuah kapal perang kelas berat yang dapat mengangkut sejumlah helikopter, pesawat nirawak (drone), dan peluncur rudal pada Kamis (19/11).

Kapal itu disebut Abdollah Roudaki,diambil dari nama mantan Komandan Angkatan laut Garda Revolusi.

Peluncuran kapal ini berlangsung ketika Iran dan AS masih dalam ketegangan, terutama setelah laporan beredar bahwa Presiden Donald Trump sempat mempertimbangkan meluncurkan serangan ke situs nuklir utama musuh bebuyutannya itu.


Sejumlah foto yang dirilis memperlihatkan kapal induk itu mengangkut sejumlah rudal termasuk rudal anti-pesawat dan empat kapal cepat kecil yang biasa digunakan pasukan paramiliter Iran tersebut di Teluk Arab.

Kapal induk itu juga dilengkapi senapan mesin yang dipasang pada dek kapal.

Kapal Abdollah Roudaki memiliki panjang 150 meter. Jika dibandingkan, ukurannya setengah lebih kecil dari kapal induk USS Nimitz milik AS yang memiliki panjang 332 meter.

Kapal induk Abdollah Roudaki juga tak memiliki landasan pacu pesawat.

In this Feb. 15, 2020, satellite photo provided on July 27, 2020, by Maxar Technologies, a mockup aircraft carrier built by Iran is seen at Bandar Abbas, Iran, before being put to sea. Satellite photographs released Monday, July 27, showed Iran has moved the aircraft carrier out to sea likely for naval drills amid heightened tensions between Tehran and the U.S. (Maxar Technologies via AP)Kapasitas muatan kapal induk Iran dipantau dari udara. (Foto: Maxar Technologies via AP)

Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran, Laksamana Ali Reza Tangsiri, mengatakan pasukannya ingin bergerak dan beroperasi lebih luas lagi hingga ke Samudra Hindia.

Selama ini, Angkatan Laut Garda Revolusi Iran hanya beroperasi di Teluk Arab dan Teluk Oman.

"Kehadiran dan operasi (angkatan laut Iran) di Samudra Hindia adalah hak kami," ujar Tangsiri seperti dikutip Arab News.

Menurut sejumlah pengamat, peluncuran kapal induk Abdollah Roudaki ini merupakan tanggapan Iran atas patroli Angkatan Laut AS di kawasan Timur Tengah selama ini. Basis terdekat Angkatan Laut AS di kawasan tersebut terletak di Bahrain.

Kapal induk AS rutin melakukan pelayaran melalui perairan Timur Tengah sebagai bagian dari operasi kebebasan bernavigasi di perairan internasional.

Namun, Iran melihat misi AS tersebut sebagai ancaman. Terlebih dengan kehadiran Israel yang merupakan sekutu Negeri Paman Sam dan musuh bebuyutan Iran semakin luas di kawasan.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK